Banyak orang yang mengalami kenaikan berat badan ketika berhenti merokok. Jangan biarkan hal ini terjadi pada Anda.
TK Baltimore, 34 tahun, adalah seorang web developer yang tinggal di kota New York dan telah merokok selama hampir 20 tahun. Dia sudah tidak dapat menghitung berapa kali dia mencoba untuk berhenti. Di sini, dia berbagi bagaimana dia akhirnya berhenti merokok tanpa mengalami kenaikan berat badan, dan bagaimana Anda juga bisa melakukannya.
Seperti kebanyakan orang yang merokok, saya tidak memiliki gaya hidup yang sehat. Beberapa tahun yang lalu, saya didiagnosa dengan kolesterol yang sangat tinggi. Dokter saya mengatakan bahwa dia bisa memberikan saya obat, atau saya bisa mencoba melihat apakah hal tersebut berkaitan dengan pola hidup saya, dengan cara mengkonsumsi makanan yang lebih sehat dan berolahraga. Mengingat kolesterol tinggi tidak terdapat dalam sejarah keluarga saya dan saya tahu benar gaya hidup saya seperti apa, saya memutuskan untuk mencoba beberapa perubahan untuk hidup sehat, termasuk diantaranya berhenti merokok.
Saya mendapatkan nasehat dari seorang ahli gizi tentang memperbaiki diet saya tanpa harus menderita. Misalnya, saya menambahkan banyak biji-bijian ke dalam diet saya, misalnya beras merah dan pasta gandum. Dan saya mulai berbagi kuning telur dengan anjing saya ketika membuat omelet di pagi hari. Namun usaha terbesar yang saya lakukan adalah olahraga. Saya telah hidup tidak aktif selama ini; satu-satunya olahraga yang saya lakukan hanyalah ski sekali setahun dan berjalan sekitar Manhattan. Maka saya mulai pergi ke gym tiga atau empat kali seminggu untuk melakukan latihan berat dan kardio.
Hal lain yang juga penting: ketika saya berhenti merokok, saya menghindari bar dan saya tidak mendapat kalori dari alkohol! Saya berhasil menurunkan 10 kg ketika berhenti merokok, dan mempertahankannya sampai sekarang. Namun saya harus jujur. Saya beberapa kali mengalami relaps ketika berhenti merokok. Hal tersebut sangat sulit, karena suami saya juga perokok. Kami berhenti merokok bersama, dan ketika dia mulai merokok lagi, sangat sulit bagi saya untuk tidak ikut merokok juga. Sampai saat ini saya masih dalam proses untuk berhenti merokok..
Mengapa Sulit Untuk Berhenti Merokok Tanpa Mengalami Kenaikan Berat Badan
Menurut Trina Ita, Quitline Counseling Supervisor untuk American Cancer Society, rata-rata orang yang berhenti merokok mengalami kenaikan berat badan sebanyak 5 kg. Kenaikan berat badan yang terjadi ketika berhenti merokok dapat disebabkan oleh dua faktor:
Tips Utama Untuk Berhenti Merokok Tanpa Mengalami Kenaikan Berat Badan: Olahraga Lebih!
Salah satu cara terbaik untuk menghindari kenaikan berat badan ketika berhenti merokok adalah seperti yang Baltimore lakukan: tingkatkan olahraga Anda. “Ketika Anda berhenti merokok, Anda dapat bernapas lebih baik, berjalan lebih baik, dan lari dengan lebih baik,” kata Covey. “Manfaatkan keuntungan tersebut!”
Olahraga juga memiliki manfaat tambahan dengan membantu Anda membakar kegelisahan yang dialami banyak perokok ketika mereka berhenti. Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang berolahraga ketika berhenti merokok mengalami penurunan berat badan, dan dua kali lebih mungkin untuk menghentikan kebiasaan merokok tersebut dibandingkan mereka yang tidak berolahraga.
Rahasia Berhenti Merokok Lainnya: Rencanakan Jauh di Muka dan Minumlah Banyak Air
Selain mengkonsumsi diet sehat dan berolahraga lebih, berikut adalah beberapa tips lain untuk membantu Anda menghindari kembalinya kebiasaan merokok:
Selamat mencoba!
Referensi: