Selasa, 7 September 2010
 
POLLING
Dimanakah Anda biasa membeli Obat-obatan
Satu-satunya alasan orang membeli obat adalah karena mereka ingin memperoleh kembali kesehatannya yang sedang terganggu. Kalau tidak terpaksa oleh kondisi sakit, pasti orang tidak akan pernah mau mengurangi isi dompetnya untuk membeli obat-obatan.

* Dimanakah Anda biasa membeli obat?
 1. Apotik
 2. Rumah Sakit
 3. Toko Obat
* Apakah Anda membeli Obat berdasar resep Dokter ?
Ya
Tidak
Terima kasih atas partisipasi anda dalam polling ini
Lihat hasil sementara
       Konsultasikan kesehatan Anda kepada dokter secara teratur      Kadar kolesterol yang tinggi harus segera diobati, meskipun Anda tidak merasakan gejala-gejalanya      Saat ini sudah ditemukan obat yang terbukti aman bagi sistem pencernaan pemakainya. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk obat anti rematik yang benar-benar aman bagi lambung Anda      Konsultasikan dengan dokter Anda tentang obat yang bisa mengontrol tekanan darah Anda pada saat Anda lupa meminum obat      Tanyakan kepada dokter Anda obat penurun kolesterol yang dapat menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol yang baik      Belilah obat di tempat-tempat yang resmi seperti Apotik dan Rumah Sakit     Sesak nafas tidak selalu berarti asma, bisa juga karena penyumbatan kronis saluran nafas. Konsultasikan kepada dokter Anda, jika ada keluhan sesak nafas yang berlangsung lama, untuk pengobatan yang tepat      Penyakit kronik yang Anda derita, seringkali tidak menunjukkan gejala-gejala atau rasa sakit. Konsultasikan kesehatan Anda kepada dokter secara rutin      Membeli obat ditempat yang tidak resmi sangat beresiko bagi pasien      Untuk mendapatkan obat yang asli, belilah obat Anda hanya di Apotek atau Rumah Sakit      Menunda pengobatan penyakit kronis yang Anda derita, hanya akan menyebabkan penyakit itu semakin berat dikemudian hari     Konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan antibiotik yang memudahkan Anda didalam penggunaannya, dalam waktu yang singkat      Minumlah Obat secara teratur      Bila Anda bepergian keluar kota, pastikan obat-obatan penyakit kronis Anda selalu dibawa      Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi) harus segera diobati, meskipun Anda tidak merasakan gejala-gejalanya
» Artikel Konsultasi
Diabetes dan Sesak Nafas

Pertanyaan:

Papah saya sakit diabetes tatapi sering sesak nafas seperti asma,kalau sedang kumat seperti mau dicabut nyawa,kira2 penyebabnya apa? terus obat yang efektif apa? yg tidak kontraindikasi dengan diabetes?terima kasih atas jawabannya.

Jawaban :

Bp. Nu yang terhormat, sesak nafas bisa jadi merupakan salah satu komplikasi diabetes yang sifatnya akut. Dan biasanya jika hal itu terjadi, maka pasien harus dirawat di RS.

Komplikasi akut ini biasanya terjadi jika gula darah pasien tidak terkontrol dengan baik. Sesak nafas tidak hanya disebabkan oleh asma, akan tetapi juga dapat disebabkan oleh penyakit lain, misalnya gagal jantung, dalam hal ini kemampuan otot jantung untuk memompa darah keseluruh tubuh sudah melemah, sehingga terjadi hipervolemia pada ventrikel jantung sehingga menyebabkan sesak nafas.

Kami menyarankan agar anda dapat mengkonsultasikan sekaligus memeriksakan ayah anda ke dokter, sehingga dapat dilakukan antisipasi untuk mengatasinya sesuai dengan kondisi ayah anda sekarang.

Diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi baik pada jantung, ginjal, otak (terjadi stroke) ataupun gangguan pada penglihatan. Pemberian obat tidak bisa sembarangan, akan tetapi harus tetap disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dokter anda.

Team Dokter Pfizerpeduli.com

Informasi kesehatan ini disajikan semata-mata untuk tujuan pendidikan/ penyuluhan kesehatan bagi masyarakat dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan pelayanan dari penyedia layanan kesehatan profesional. Segala hal tentang penentuan penyakit dan kondisi kesehatan pasien serta penatalaksanaannya harus didasarkan kepada penilaian dokter yang menanganinya
 
Copyright © 2007-2012 Pfizer Indonesia. All rights reserved | Term of Use Agreement | Privacy Policy | Contact Us